01 October 2010

Domain Baru

0 comments
Akhirnya keasyikkan nulis. Walau usia blog ini belum sampai 1 tahun, tapi sudah ada kesenangan yang didapat dari tulisan ngalor-ngidul ini. Walau juga belum terindeks sama search engine (kasian..), dan belum 1 komentar pun hinggap di bawah post (kasian.. kasian..), tapi kesenangan ini tak bisa dihentikan. 
Senang saat ada ide di kepala bisa langsung di tumpahin. Senang saat ada peristiwa-peristiwa menarik bisa langsung ikutan mengupas (walau belum pasti tuntas).  Dan yang bikin senang lagi, ternyata tulisan di blog bisa dipakai sebagai 'tambahan memori'. Misalnya saat lihat label tentang Jakarta, ternyata sudah ada berbagai tulisan tentang Jakarta dari berbagai sudut pandang. Asyik kan?
Dan, kini kesenangan bertambah.
"Blog ini sudah pakai domain sendiri!"
Kemarin pakai nama adicitta™, sekarang sekalian dirubah pakai nama sendiri aja, syapari.com.
Bangga juga punya blogsite pakai nama sendiri. Semoga dengan domain baru ini, makin bertambah ide-ide segar yang harus di tumpahin. Dan juga semoga semakin bikin semangat untuk menulis.
19 September 2010

Selamat Datang Di Jakarta

0 comments
Sehabis lebaran selalu ada hal wajib yang dilakukan bagi pemerintah Jakarta, OPERASI YUSTISI. Daya tarik Jakarta tetap menjanjikan bagi semua orang. Ajakan saudara, iming-iming teman, maupun keinginan kuat untuk menjadi kaya tetap menjadi faktor utama urbanisasi yang terjadi tiap tahun ini. Ditambah dengan ekploitasi televisi yang menjadikan Jakarta adalah surga bagi semua, dan kesempatan berusaha yang semakin menipis di daerah asal. Jakarta kian padat.
Sudah banyak sekali tulisan mengenai urbanisasi ini. Karena setiap jengkal tanah di Jakarta bisa memberikan kesempatan usaha dan menghasilkan uang. Disini saya tidak akan membahasnya kembali. Tetapi saya hanya ingin menegaskan bahwa, Jakarta tetap menggiurkan.

02 September 2010

Selamat Idul Fitri

0 comments
Saya, keluarga, dan natadalam, mengucapkan :

Semoga kita kembali fitrah.


11 August 2010

Jadwal Puasa 1431 H

0 comments
27 July 2010

Pindahkan Ibukota Jakarta

0 comments
Sebenarnya ini ide basi. Dari jaman Bung Karno sudah ada, dan jaman Orde Baru pun Jonggol sudah dipersiapkan. Akhirnya sampai sekarang cuma jadi wacana pelepas stres karena sudah mentok sama keadaan. Tetapi ingat, efek bercampurnya pusat pemerintahan dan pusat bisnis seperti Jakarta, membuat kemacetan di Jakarta sudah sangat serius mendekati akut.
Dan, kenyataan yang saya hadapi ternyata berkata membenarkan. Semenjak tinggal di Bekasi, ketika berangkat pagi, saya berpapasan dengan beberapa minibus milik pemerintah pusat, yang sedang menjemput karyawan. Hitung-hitung didalam minibus itu ada penumpang sekitar 30 orang, yang bertempat tinggal diluar kota Jakarta, tepatnya di Bekasi. Lalu masih ada berapa minibus lagi yang berangkat dari kota satelit lain seperti Tangerang dan Depok? Lalu ada berapa karyawan pemerintah yang memutuskan memakai kendaran sendiri maupun kendaraan operasional seperti mobil atau motor? Keadaan menjadi terbalik adalah ketika sedang ada libur kantor pemerintah seperti hari Sabtu atau hari libur nasional. Seperti itulah wujud asli Jakarta, yang lengang tanpa ada lalu lalang kendaraan pemerintah, maupun iring-iringan mobil pejabat yang dengan enaknya menembus kemacetan.

Macet Yang Mulai Akut
picture from vivanews.com
20 July 2010

Bhagasasi

0 comments
Kebetulan, mulai saat ini, saya memutuskan untuk menetap di Bekasi. Secara penasaran, berusaha mencari-cari tahu tentang sejarah Bekasi, banyak hal yang saya temui. Berdasarkan beberapa postingan tentang sejarah Bekasi, berikut ini secara garis besar akan saya tuturkan kembali.
Pada masa Kerajaan Tarumanegara, yang masih menggunakan bahasa sansekerta, wilayah ini disebut sebagai Candrabhaga, yang artinya adalah 'bagian dari bulan'. Ini sesuai dengan isi pada prasasti tugu yang ditemukan didaerah Cilincing. Kemudian pada masa kerajaan selanjutnya, yang sudah menggunakan campuran bahasa jawa, 'bagian dari bulan' ini diartikan menjadi Bhagasasi. Kemudian pada perkembangannya, penyebutan Bhagasasi menjadi Bhagasi. Dan pada masa penjajahan Belanda, Bhagasi menjadi Baccasie. Ini diperkuat dengan pernah ditemukannya plang nama Baccasie pada stasiun Lemahabang. Dan akhirnya sampai sekarang kita menyebutnya tetap sebagai Bekasi.
05 July 2010

Kawasan Mandiri

0 comments
Setelah Jakarta booming dengan pembangunan apartement bersubsidi di seluruh wilayah, kini timbul pertanyaan baru yang menggelayut, yaitu apakah kawasan hunian itu akan menjadi kawasan mandiri? Selayaknya memang demikian. sebuah kawasan mandiri sangat diperlukan untuk sebuah kota yang super sibuk seperti Jakarta. Ditambah lagi dengan carut-marutnya pola tranportasi yang jauh dari ideal, mobilitas yang tinggi pada Jakarta sudah tidak dapat lagi di tampung oleh wilayah yang sudah sangat padat ini.
Kawasan mandiri yang dapat berdiri sendiri ini selayaknya bisa diterapkan pada beberapa apartement bersubsidi yang sebagian sudah terisi penuh tersebut. Bertempat tinggal, bekerja dan berhibur harus dapat disediakan oleh kawasan ini, atau minimal sudah terintegrasikan kepada wilayah sekitarnya.

TOKYO MIDTOWN
picture from http://www.mitsuifudosan.co.jp/

25 June 2010

Air Laut Untuk Konsumsi

0 comments
Masih ingat dengan krisis air bersih yang dialami Jakarta beberapa waktu yang lalu? Krisis kemarin hanya berlangsung +/- 3 hari saja, tetapi ribuan orang Jakarta sudah sibuk mencari sumber air lain untuk mandi dan keperluan rumah tangga. Lalu bagaimana bila krisis terjadi hingga berbulan-bulan bahkan menjadi permanen?

Operator pam di Jakarta sudah mencari alternatif sumber air baku lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Jakarta. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian seperti di waduk Jati Luhur kemarin. Maka, mereka mulai melirik kepada air baku di kanal banjir timur, tetapi menurut informasi, mereka terkendala dengan debit air yang kurang sesuai dan pemetaan peruntukan lahan yang tersedia.

Lalu apa alternatifnya?
22 June 2010

pekerjaan rumah pemda DKI Jakarta

0 comments

Pada kompas.com diberitakan bahwa pada hari ulang tahun jakarta ke 483, tahun 2010, DPRD DKI Jakarta memberikan beberapa catatan kepada Pemda DKI, yaitu:
1. Penerapan kaidah good governance,
2. Reformasi birokrasi,
3. Terkait pengendalian banjir,
4. Konsep pola transportasi makro,
5. Peningkatan sekolah berstandar nasional,
6. Pelayanan kesehatan,
7. Pengadaan ruang terbuka hijau dan antisipasi perubahan iklim
8. Peningkatan kesadaran peduli lingkungan.

Apakah catatan ini akan di evaluasi di tahun depan oleh DPRD DKI?
Sebelumnya, mari kita coba evaluasi lebih dulu.
30 May 2010

arsitek indonesia

0 comments
VIVAnews -- Tim Arsitek Universitas Gadjah Mada (UGM) menorehkan nama Indonesia di tingkat internasional dengan memenangi juara II ‘Skyscraper Competition 2010’ yang diselenggarakan oleh eVolo Magazine, Jurnal Desain dan Arsitektur yang berbasis di Amerika.

Sejak dimulai pada Maret 2010, dan berakhir hari ini, Selasa 18 Mei 2010, tim dari arsitek Indonesia berhasil mengalahkan 430 desain dari 42 negara. Mereka adalah, Erwin Setiawan, Rezza Rahdian, Ayu Diah Shanti dan Leonardus Chrisnantyo, dengan proyek desain yang berjudul "Ciliwung Recovery Program".

Bangunan itu didesain untuk dapat mengumpulkan sampah, memurnikan air, dan menyediakan perumahan bagi ribuan orang yang tinggal di daerah kumuh sepanjang sungai.

Ketua Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan (JUTAP), Fakultas Teknik UGM T Yoyok Wahyu Subroto membenarkan keempat orang tersebut merupakan alumni UGM. Keempatnya merupakan angkatan 2005.

"Prestasi ini semoga dapat memacu semangat civitas akademika dan semakin mengharumkan nama UGM di mata Internasional," ujarnya, di Kampus UGM, Yogyakarta, Selasa, 18 Mei 2010

Yoyok menyatakan kompetisi tahunan eVolo magazine ini diselenggarakan sejak 2006 melombakan ide-ide brilian dalam bidang arsitektur yang dihubungkan dengan alam dan pembangunan lingkungan.

"Kompetisi ini bertujuan mencari ide brilian tentang desain bagunan pencakar langit dengan penggunaan teknologi baru, material, program, estetika, dan organisasi spasial," pungkasnya.

(http://vivanews.com)

Seorang arsitek, adalah seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau ahli lingkungan binaan.

Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang, dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang mempengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi astetika, budaya, atau masalah sosial. Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan.

Arti lebih umum lagi, arsitek adalah sebuah perancang skema atau rencana.

"Arsitek" berasal dari Latin architectus, dan dari bahasa Yunani: architekton (master pembangun), arkhi (ketua) + tekton (pembangun, tukang kayu).

Dalam penerapan profesi, arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan). Arsitek harus mengawasi agar pelaksanaan di lapangan/proyek sesuai dengan bestek dan perjanjian yang telah dibuat. Dalam proyek yang besar, arsitek berperan sebagai direksi, dan memiliki hak untuk mengontrol pekerjaan yang dilakukan kontraktor. Bilamana terjadi penyimpangan di lapangan, arsitek berhak menghentikan, memerintahkan perbaikan atau membongkar bagian yang tidak memenuhi persyaratan yang disepakati.

(http://id.wikipedia.org)

syapari.com © 2010.

 
Powered by BLOGGER | Design by DheTemplate.com and Theme 2 Blog