Rumah panggung sebagai buah arsitektur tradisional Indonesia sering digaungkan sebagai sebuah mahakarya para leluhur untuk mengantisipasi berbagai masalah terhadap sebuah hunian tempat tinggal. Ancaman banjir, gempa bumi, serangan binatang buas dan kelembaban suhu udara menjadi dasar pemikiran terhadap konsep rumah tradisional ini, yang ada hampir di seluruh pelosok Indonesia.
Berbekal dengan konsep tersebut, saya mencoba berbagi sebuah sketsa bangunan rumah panggung modern, untuk diterapkan di daerah pemukiman diperkotaan.
Bangunan ini berdiri diatas lahan hook seluas 96m2 dengan ukuran lahan 8m x 12m. Luas bangunannya adalah 54m2 dengan ukuran 6m x 9m. Ukuran yang menurut saya cukup banyak ditemui di hampir seluruh pemukiman perumahan, dan juga masih bisa diterapkan dilahan badan yang bukan hook.
Lantai 1 yang merupakan 'kolong' bangunan dimanfaat sebagai area publik dan area servis. Sedangkan dilantai 2 dapat dimanfaatkan seluruhnya sebagai ruang privat.
Dan pada sketsa saya ini, area loteng yang cukup luas juga masih bisa dimanfaatkan sebagai ruang privat. Sehingga secara fungsional, rumah ini mempunyai 3 lantai.
Sengaja pada design tersebut saya biarkan dinding dan lantai terlihat jelas material aslinya. Selain dapat menekan biaya pembangunan, juga untuk menjadikan rumah panggung modern ini tetap mendapat 'feel' tradisional, walaupun letaknya berada di tengah kota.
Semoga bermanfaat.



6 comments:
smart design...
mohon ijin copy Gan...
silahkan...
idenya bagus mas,
butuh budget berpa ya mas?
andik
terima kasih mas andik.
untuk perkiraan, budget tidak terlalu besar, tetapi tergantung dari harga pekerjaan beton dan struktur, karena itu adalah pos pengeluaran terbesarnya.
keren banget...rumah impian....
kreatif. salut. :)
Post a Comment